Optimalisasi Filantropi Islam Untuk Pengembangan UMKM di LAZISMU Kota Parepare

  • Trimulato Trimulato Prodi Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar
Keywords: Filantropi Islam, UMKM, dan LAZISMU Parepare

Abstract

The development of shariaH industry increasingly visible with the presence of various institutions based on shariah bases. Shariah economics not only has a profit oriented industry, there are also social institutions that collecting and channeling funds to the public for goodness. Islamic philantrophy consists of Zakah, Infaq, Shadaqah, waqf and other social fund.  All have been managed by an institution that already has a strong legal law. One of the institutions that manage funds from Islamic Philanthropy is LAZISMU, belonging to the Muhammadiyah community organization. LAZISMU already spread in several cities in Indonesia, including in the town of Parepare South Sulawesi. LAZISMU Parepare make a breakthrough philanthropy fund distribution in productive sector in the real economic activity of Smes. This paper is qualitative descriptive describing the source and channeling and Islamic philanthropy in Lazismu Parepare the period of 2017. And allocation of Islamic Philanthropy funding for Smes economic activity. From the results obtained from this paper shows that the distribution of Islamic Philanthropy funds conducted by LAZISMU Parepare  for the real economic activity of SMEs is still minimal and has not become dominant. The totaly disbursement of funds carried LAZISMU Parepare amounted to 369.770.000 rupiah, only 7,04 percent channeled to the real sector of SMEs or only 26,020,000 rupiah.

Keywords: Islamic Philanthropy, SMEs, and LAZISMU Parepare

Abstrak

Perkembangan industri syariah semakin terlihat dengan hadirnya berbagai lembaga berbasis basis syariah. Ekonomi syariah tidak hanya memiliki industri yang berorientasi pada laba, ada juga lembaga sosial yang mengumpulkan dan menyalurkan dana untuk publik demi kebaikan. Filantropi Islam terdiri dari Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf dan dana sosial lainnya. Semua telah dikelola oleh lembaga yang sudah memiliki payung hukum yang kuat. Salah satu lembaga yang mengelola dana dari Filantropi Islam adalah LAZISMU, milik organisasi masyarakat Muhammadiyah. LAZISMU sudah tersebar di beberapa kota di Indonesia, termasuk di kota Parepare Sulawesi Selatan. LAZISMU Parepare membuat terobosan distribusi dana filantropi di sektor produktif dalam kegiatan ekonomi riil untuk UMKM. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambarkan sumber dan penyaluran dan filantropi Islam di Lazismu Parepare periode 2017. Serta alokasi dana Filantropi Islam untuk kegiatan ekonomi untuk UMKM. Dari hasil yang diperoleh dari makalah ini menunjukkan bahwa distribusi dana Filantropi Islam yang dilakukan oleh LAZISMU Parepare untuk kegiatan ekonomi riil UMKM masih minim dan belum menjadi dominan. Total penyaluran dana yang dilakukan LAZISMU Parepare berjumlah 369.770.000 rupiah, hanya 7,04 persen disalurkan ke sektor riil UKM atau hanya 26.020.000 rupiah.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-02-28
How to Cite
Trimulato, T. (2020). Optimalisasi Filantropi Islam Untuk Pengembangan UMKM di LAZISMU Kota Parepare. AL AMWAL (HUKUM EKONOMI SYARIAH), 3(1), 109-122. Retrieved from http://ojs.staibhaktipersada-bandung.ac.id/index.php/Alamwal/article/view/62